Saturday, October 15, 2016

Tidak Sulit Untuk Cari Kamar Hotel dan Bisa Pilih Kamar yang Paling Cocok

Tidak sulit bagi siapa saja, kapan saja, kita dapat mencari dan dengan mudah ditampilkan harga
kamar hotel dengan mudah. Silahkan coba di sini. Dengan mengklik link ini, kita akan langsung diantar ke halaman harga-harga kamar hotel, dari yang termurah sampai yang termahal. Dalam contoh ini kami hadirkan untuk hotel-hotel dari Raja Ampat, Sorong, Maroke, Timika, Jayapura, dan sebagainya, pokoknya seluruh Tanah Papua.

Dalam situs-situs seperti terbangmurah.com dan jalanjalan.top kita diberikan kesempatan untuk secara cepat membandingkan harga tiket, dan mereka secara otomatis menampilkan dari yang termurah sampai yang termahal.

Kedua situs ini berfungsi sebagai pembanding harga, pencari yang termurah sampai yang termahal. Fungsinya sama dengan Compare Flights and Hotels di Agoda.com tadi. Perbedaanya perncarian dan penampilan dari harga termurah sampai termahal yang ada di  terbangmurah.com dan jalanjalan.top  hanya tampil sebagai pembanding, di tempat ini kita tidak beli tiketnya, dan juga tidak booking hotel langsung.

Mereka mengantar kita menuju ke situs seperti Agoda.com untuk booking hotel dan tiket.com untuk booking tiket pesawat. Layanan seperti papua.cick, tiketpapua.com, tiket.com dan agoda.com secara langsung membantu kita membooking dan membeli tiket pesawat dan kamar hotel.

Kalau kita sendiri mengalami kesulitan, tidak tahu cara mengoperasikannya, maka di Minimarket PAPUAmart.com yang tersebar di seluruh Tanah Papua akan membantu Anda membelikan tiket. Di PAPUAmart.com kita mempersilahkan Anda sendiri mencarikan dan membandingkan, lalu memilih penerbangan atau kamar hotel mana yang disukai, di mana harga tiket dan kamar hotel keluar di layar komputer dan dapat dibaca semua orang. Setelah itu kami akan membantu Anda booking tiket pesawat dan booking kamar hotel.

Sunday, October 9, 2016

Menpar Arief Yahya Buka Garuda Travel Fair 2016 di JCC

Sabtu, 8 Oktober 2016 07:31 WIB
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Selalu ada inspirasi baru! Itulah yang dirasakan di banyak acara yang dihadiri Menpar Arief Yahya.
Termasuk saat membuka resmi Garuda Travel Fair 2016, yang dilangsungkan di Jakarta Convention Center (JCC), Senayan, Jumat 7 Oktober 2016. Apa ide dan gagasan barunya?
"Saya menyebut Sharing Economy! Sinergi BUMN, saat low season, selalu ada 25% yang tidak terpakai. Ini yang perlu sinergi 3A, Airlines,
Accomodations, dan Attractions, dibuat paket bersama sehingga harganya kompetitif. Dari pada nol persen, kan lebih baik 60 persen dari 25% yang tidak terpakai tersebut," jelas Arief Yahya, Menteri Pariwisata RI saat membuka Travel Fair itu.
Struktur harganya bisa More for Less. Dapatnya banyak, biayanya murah.
Misalnya harga tiket pesawat Rp 1 juta, lalu hotelnya Rp 1 juta juga. Ambil harga terendah keduanya, sehingga paket airlines dan hotelnya menjadi Rp 1,3 - 1,5 juta.
"Masih di atas harga pasar jika dijual sendiri-sendiri, sehingga travel agent yang menjual independent tidak merasa dirusak harganya oleh suppliers. "Itu kombinasi yang cantik, dan memenuhi prinsip More for Less, Customers get more, pay less,"
jelas Mantan Dirut PT Telkom ini.
Kedua, ide yang ditunggu-tunggu audience adalah Go Digital.
"Gunakan ITX - Indonesia Travel X-Change sebagai digital market place. Buat semacam travel fair secara online, agar bukan hanya orang Indonesia di 16 kota yang ikut menikmati promosi Harga Tiket Garuda, tetapi juga orang luar negeri yang hendak inbound ke tanah air dan membuat benefit Pariwisata semakin tinggi. Bukan hanya Wisnus, tapi juga menyentuh Wisman,"
tutur Arief Yahya.
Go Digital itu adalah spirit baru Kemenpar yang dipimpin Arief Yahya dalam mempersiapkan diri bersaing di level global. Dengan digital, paket itu bisa dibuat berdasarkan season, bisa dipelajari kapan low season itu terjadi.
"Kalau peak season, itu serahkan ke pasar karena demand tinggi. Kalau low season, buat sharing economy, untuk menambah load factor dan okupansi. Ingat The more digital, the more global,"
jelasnya.
Menpar juga mengucapkan terima kasih pada Garuda yang berencana membuka penerbangan reguler Mumbai-Jakarta, 19 Desember 2016, Chengdu-Jakarta Jan 2017.
Termasuk membuka Direct Flight Jakarta-Labuan Bajo Komodo bulan Oktober 2016 ini, dengan pesawat Bombardier," ungkap Arief Yahya.
Dirut Garuda Indonesia Arif Wibowo mengucapkan terima kasih atas ide-ide Menpar Arief yang sudah sampai ke level kebijakan. Garuda juga konsisten untuk terus bekerjasama atau joint promotions dengan Wonderful Indonesia.
"Dari 10 Top Destinasi, kami sudah terbang ke-8 lokasi, tinggal 2 saja karena belum ada pesawat ke sana, yakni Tanjung Lesung dan Morotai," kata Arif Wibowo.
Garuda sudah terbang di Silangit Danau Toba, Belitung Babel, Jogja-Solo-Semarang (Joglosemar) untuk Borobudur, Surabaya-Malang-Banyuwangi untuk Bromo Tengger Semeru, Lombok Praya untuk Mandalika, Komodo untuk Labuan Bajo, Matahora untuk Wakatobi. Di travel fair 2016 ini, stagenya sudah sangat pariwisata, dengan menampilkan desain destinasi seperti Bali, Lombok, Banyuwangi, Labuan Bajo, Raja Ampat, dan Wakatobi.
"Kami sudah 3 tahun berturut-turut menjadi The Best Cabin Crew Skytrack," kata Arief Wibowo yang mempopulerkan hastag #GATF2016 untuk bursa travel fair di 18 kota itu.
Arif Wibowo juga menampilkan layanan-layanan eksklusif Garuda Indonesia, yang dicoba Menpar Arief Yahya di travel fair yang sudah ke-8 tahun itu. Tahun 2016 ini ada 2 fase, yang pertama bulan April 2016 dengan 14 kota untuk mengejar libur Lebaran. Yang kedua digulirkan di 18 kota, untuk sasaran liburan akhir tahun 2016.
"Sekarang mulai kami kombinasikan dengan online travel, karena sudah banyak pergeseran orang dalam bertransaksi. Dari walk in ke online system,"
kata dia.
Arif menjelaskan, pihaknya sudah melakukan Digital Experience, kemudahan berteknologi, Mobile Apps. Di VIP lounge, juga sudah disediakan kopi Aceh, kopi Papua, kopi Banyuwangi, Kopi Padang, dan Kopi Toraja.
"Kami juga mengajak video bloger untuk mengeksplorasi destinasi wisata Indonesia. Kami berikan gratis bagi mereka untuk promosikan Indonesia," kata dia.
Anggoro Eko Cahyo, Direktor Customers BNI yang digandeng Garuda Indonesia dalam Travel Fair 2016 ini juga menyambut positif.
"Saya pantau sejak pukul 05.30 WIB sudah banyak yang antre. Ini memperkuat bahwa pariwisata kita semakin menuju kelas dunia, punya daya saing yang tinggi," kata Anggoro.
Editor: Advertorial

Thursday, September 29, 2016

Mngapa harga tiket pesawat ke Jayapura lebih Mahal daripada Harga Tiket Pesawat dari Jayapura?

Saya selalu bertanya-tanya dalam hati, saat saya membeli tiket atau membantu orang lain membelikan tiket di berbagai layanan kami, "Mngapa harga tiket pesawat ke Jayapura lebih Mahal daripada Harga Tiket Pesawat dari Jayapura?"

Bahkan sekali waktu pernah tembus sampai Rp. 24.000.000,- (Terbilang: Duapuluh Empat Juta Rupiah), harga yang hampir sama dengan terbang dari Jayapura ke Los Angeles, Amerika Serikat PP (pergi- pulang).

Untungnya yang bayar waktu itu pejabat pemerintah Provinsi Papua, secara khusus Sekda Provinsi Papua. Kalau saya, Jhon Yonathan Kwano, saya mengaku terus-terang, lebih baik tidak usah berangkat daripada pada sekian itu.

Pada waktu siaran ini disampaikan saya melakukan pencarian di berbagai tempat layanan kami.

Kami puna agen penjualan tiket cukup luas di Tanah Papua, mulai dari agen tiket.com di tiketpapua.com, agen bebasbayar.com, di bebasbayarp.papua.ws, agen papua.click, sampai agen pembanding harga tiket online, mirip dengan yang dikerjakan traveloka.com di www.terbangmura.com, jalanjalan.top, compareflightsandhotels.com dan tiket.papua.ws

Semua agen ini melaporkan, pada hari, dengan kode penerbangan yang sama, bahwa penerbangan ke Jayapura dari Jakarta secara khusus, dan penerbangan dari Yogyakarta ke Jayapura kedua-duanya sangat, dan sangat mahal. Sementara untuk penerbangan dari Jayapura ke Jakarta dan Jayapura ke Yogyakarta harga tiketnya masih masuk akal, walaupun memang lebih mahal daripada hari-haris sebelumnya.

Pada waktu itu memang ada masalah sedang terjadi. Pertama Gubernur Provinsi Papua sedang melakukan tatap muka dengan Gubernur D.I. Yogyakarta terkait dengan penganiayaan dan pengusiran mahasiswa Papua di Asrama Papua Yogyakarta dan berdampak mahasiswa Papua memutuskan untuk pulang ke Tanah air. Kedua terkait dengan cara mendeska Lukas Enembe yang kami rasa memang cukup mengganggu tata-kerama orang Jawa, karena beliau datang berhadapan dengna Raja Jawa dengan cara-cara orang Papua. Ketiga, karena Gubernur Papua harus secepatnya pulang karena beliau harus menjadi Inpspektuf Upacara pada 17 Agustus 2016.

Saya pernah merasa lucu aja, kok bisa ya?

Sunday, August 28, 2016

Maskapai Ini Hadirkan Pramugari Putra-Putri Asli Papua

KABARPAPUA.CO, Kota Jayapura – Maskapai Sky Mambruk Internasional (Smile) berjanji akan mengutamakan putra-putri asli Papua untuk dididik menjadi pramugari dan pramugara di dalam maskapainya. Tentu saja, sejumlah persyaratan harus diikuti oleh putra dan putri asli Papua yang ingin mendaftarkan dirinya.

Direktur Utama PT Sky Mambruk Internasional, Toenjes Swansen Maniagasi menuturkan, dari jatah 200 pramugari, ada 100 orang pramugari dan pramugara yang dikhususkan untuk putra dan putri asli Papua.

“Ini sangat menggembirakan. Kami akan membuka peluang sebesar-besarnya bagi anak asli Papua yang bercita-cita menjadi pramugari atau pramugara,” katanya, MInggu 28 Agustus 2016.

Sementara itu, Ester Maitindom, salah satu perwakilan dari EL Foja Managemen mengungkapkan, kerjasama perekrutan bagi pramugari dan pramugara di Sky Mambruk Internasional akan dilakukan secara profesional.

“Maksud dari anak asli Papua disini adalah anak asli Papua dari ayah dan ibu Papua, atau peranakan Papua dan anak yang lahir dan besar di Papua. Syarat-syarat tersebut dibuktikan dengan akta kelahiran,” jelas Ester.

Menurut Ester, pembukaan perekrutan akan dilakukan dalam minggu ini dan dilakukan di dua provinsi yakni Papua dan Papua Barat.

Smile dijadwalkan akan memulai penerbangan barunya ke sejumlah daerah di Papua dan Papua Barat. Kelebihan maskapai ini adalah menggratiskan penerbangan di hari minggu, khusus dokter, pendeta, tokoh agama, perawat, guru dan pasien rujukan lainnya.

Kelebihan lain yang dimiliki maskapai ini adalah menggunakan pesawat jenis Twin Otter seri 400 buatan 2012. Apalagi saat ini ada peraturan khusus dari Menteri Perhubungan yang tak membolehkan pesawat berumur lebih dari 30 tahun untuk diterbangkan.

Smile mengaku telah memiliki pilot dengan jam penerbangan tinggi di Papua. Walau begitu, pihaknya tetap akan bekerja sama dengan Asosiasi Pilot Papua, untuk merekrut pilot-pilot asli Papua.

Tak hanya melayani angkasa di Papua, tetapi Smile juga memiliki misi penerbangan domestik ke luar Papua dan penerbangan internasional. *** (Katharina Louvree)

Sunday, August 21, 2016

Dishub Papua Panggil Maskapai Bahas Kemahalan Tiket

 Foto -  pertemuan Dinas Perhubungan Provinsi Papua dengan sejumlah pimpinan dari perwakilan maskapai yang beroperasi di Jayapura. (Ist)
JAYAPURA  – Papos - Dinas Perhubungan (Dishub) Provinsi Papua memanggil operator atau maskapai penerbangan yang beroperasi di Bumi Cenderawasih untuk membahas kemahalan tiket rute ke wilayah timur Indonesia.

Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Djuli Mambaya, mengatakan belum lama ini harga tiket di Bumi Cenderawasih bisa mencapai Rp24 juta.

“Hal ini akan dibahas dalam pertemuan dengan maskapai penerbangan, untuk dicari solusi agar tidak merugikan masyarakat selaku pengguna jasa penerbangan,” katanya.

Djuli menjelaskan pihaknya juga telah mengevaluasi penyebab tingginya harga tiket pesawat udara kelas ekonomi berdasarkan UU Nomor 1 Tahun 2009 tentang Penerbangan, pasal 126.

“Beberapa permasalahan tersebut diantaranya terbukanya peluang bagi para calo tiket dan oknum operator penerbangan khususnya bagian ‘ticketing’, alokasi ketersediaan waktu terbang (slot time) yang terbatas,” ujarnya.

Dia menuturkan selain itu, harga tiket yang mahal juga disebabkan tingginya jumlah permintaan saat “peek season”, kurangnya pengawasan dan pengendalian oleh pihak Otoritas Bandar Udara dan UPBU.

“Tidak hanya itu, tarif jarak, pajak, iuran wajib asuransi dan biaya tuslah atau tambahan (surcharge) juga menjadi penyebab mahalnya harga tiket khususnya kelas ekonomi,” katanya lagi.

Dia menambahkan bagi badan usaha angkutan udara niaga berjadwal dalam negeri pun dilarang menjual harga tiket kelas ekonomi melebihi tarif batas atas yang ditetapkan Menteri Perhubungan RI, di mana bagi pelanggar akan dikenakan sanksi berupa administrasi hingga pencabutan izin rute penerbangan.(ant/tis)

Friday, August 19, 2016

AMA Angkut Gratis 131 Orang Sakit Di Pedalaman

Jayapura, Jubi – Sepanjang 2015-2016 maskapai penerbangan Associated Mission Aviation (AMA) telah mengangkut 131 orang sakit secara gratis dari pedalaman Jayapura maupun sebaliknya.
Kepala Bidang Kesektariatan Unit Percepatan Pembangunan Kesehatan Papua (UP2KP) Alexander Krisifu mengatakan, kerja sama antara AMA dengan Dinas Kesehatan Papua itu berkat dorongan UP2KP.

Selain AMA, Dinas Kesehatan Papua juga bekerja sama dengan Mission Aviation Fellowship (MAF), maskapai penerbangan Advent dan Yajasi.

“Sepanjang 2015-2016 maskapai penerbangan AMA mengangkut 131 orang sakit secara gratis, sementara pengantar atau keluarga pasien yang mendampingi sepanjang dua tahun itu sebanyak 110 orang,” kata Alexander di Jayapura, Jumat (19/8/2016).

Alexander menjelaskan, pada 2015 AMA mengangkut 16 orang sakit, selanjutnya di 2016 ini jumlah orang sakit yang diangkut meningkat tajam menjadi sebanyak 115 orang, sehingga total 131 orang.

Pada 2015 pengantar atau keluarga yang mengantar pasien 10 orang dan 2016 sebanyak 110 orang. Dengan demikian jumlah total pengantar dari keluarga pasien 110 orang.

Maskapai penerbangan Advent pada 2015 belum mengangkut pasien maupun keluarga pengantar. Namun 2016 maskapai milik advent mengangkut empat orang sakit dan satu orang pengantar.

Selanjutnya, maskapai penerbangan Yajasi pada 2015 mengangkut tiga orang sakit. Pada 2016 jumlah orang sakit yang diangkut 17 orang. Jumlah total orang sakit yang diangkut 20 orang.

“Pada 2015 keluarga yang mengantar orang sakit ikut maskapai penerbangan Yajasi dua orang, 2016 keluarga yang mengantar orang sakit enam orang,” ujarnya.

Kemudian, MAF sejak 2015 tidak ada orang sakit yang diangkut. Pada 2016 sebanyak empat orang sakit. Keluarga orang sakit yang mengantar selama dua tahun itu yang terdata satu orang.

Data pelayanan penerbangan yang diperoleh itu, katanya, hasil monitoring atau pengawasan yang dilakukan terhadap tindak lanjut dari kerja sama antara Dinas Kesehatan Papua dengan empat maskapai penerbangan milik misionaris.

Pada Mei 2015 Pemerintah Provinsi Papua melalui Dinas Kesehatan menggelontorkan dana sebesar Rp3,5 miliar kepada empat maskapai misionaris sekaligus menandatangani kerja sama dengan empat maskapai penerbangan tersebut.

“Kerja sama dengan empat maskapai ini untuk mendukung pelayanan kesehatan di Papua, khususnya mengangkut pasien atau jenazah dari pedalaman ke kota ataupun dari kota ke daerah pedalaman terpencil,” kata Aloysius Giyai, kepala Dinas Kesehatan Papua.(*)

Wednesday, August 10, 2016

Harga Tiket Pesawat Jakarta-Papua Tembus Rp 24 Juta

Jakarta, Tabloid-WANI -- Sejumlah anggota rombongan Gubernur Papua Lukas Enembe harus merogoh kocek dalam untuk mendapatkan tiket pulang dari Jakarta ke Jayapura. Mereka yang pekan kemarin mendampingi Gubernur menyelesaikan persoalan yang dialami mahasiswa dan pelajar Papua di Jogjakarta, sempat tertahan di Jakarta.

Dari informasi yang diperoleh Cenderawasih Pos, beberapa pejabat yang terpaksa harus segera balik ke Jayapura karena urusan dinas seperti Ketua MRP Mathius Murib, Sekda Provinsi Papua TEA Herry Dosinaen, Kepala Satpol PP Provinsi Papua Alex Korwa dan Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Papua, Max ME Olua harus menembus harga tiket antara Rp 11 juta hingga Rp 24 juta. Kepala Bagian Protokol, Biro Humas dan Protokol Setda Provinsi Papua, Gilbert R Yakwart, mengeluhkan harga tiket yang bombastis. Mahalnya harga tiket ini membuat Gilbert bingung saat mengurus tiket rombongan. Melambungnya harga tiket ini menurut Gilbert membuat beberapa anggota rombongan terpaksa tertahan lantaran belum adanya seat yang kosong untuk penerbangan ke Jayapura. “Kalau pun ada seat, harganya mahal sekali. Harga tiket bisa mencapai Rp 7 sampai Rp 8 juta dan bahkan ada yang lebih dari itu. Sementara alokasi dana untuk tiket Jakarta-Jayapura yang disiapkan hanya sekitar Rp 4 juta hingga Rp 6 juta,” tuturnya, Senin (8/8).

Gilbert menyebutkan, beberapa pejabat Pemprov Papua yang harus segera kembali ke Jayapura untuk kepentingan dinas terpaksa harus membeli tiket yang harganya tidak wajar. ”Ini yang jadi masalah, kenapa harga tiket bisa melambung begini. Bahkan Pak Sekda pulang dengan harga tiket yang mencapai Rp 24 juta dan Kasatpol PP dapat tiket Rp 14 juta. Ini sungguh mengherankan sehingga kami harapkan pemerintah pusat dan maskapai penerbangan bisa secepatnya menyikapi hal ini,” pintanya. Disinggung mengenai adanya permintaan Dirjen Perhubungan Udara yang meminta bukti screenshoot tiket yang diduga tidak wajar, Gilbert mengatakan, pihaknya memiliki bukti-bukti tersebut dan siap menyerahkan ke Kementerian Perhubungan apabila memang diperlukan. “Bukti tiketnya ada di kantor. Kalau memang diperlukan, kami akan berikan bukti tersebut,” pungkasnya.

Sementara Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Papua, Max ME Olua yang dikonfirmasi mengaku membeli tiket kelas bisnis dari Jakarta tujuan Jayapura seharga Rp 11 juta pada Kamis (4/8) malam. “Saya minta staf yang ada di Jakarta, awalnya dia mendapat informasi kalau seluruh penerbangan ke Papua full. Namun tidak lama kemudian dia hubungi lagi dan menyampaikan ada satu seat namun harganya Rp 11,7 juta. Tapi karena time limitnya lewat, tiket tersebut sudah diambil orang lain. Staf saya kemudian mencari lagi dan dapat seharga Rp 11 juta,” ungkap Olua yang dihubungi Cenderawasih Pos tadi malam. Namun saat tiba di ruang tunggu Bandara Soekarno Hatta, Max Olua mendapati beberapa penumpang yang harga tiketnya bervariasi yang harga tiketnya hanya sekitar Rp 3 jutaan. Dirinya lebih heran lagi saat naik ke pesawat dan mendapati beberapa kursi di kelas bisnis yang kosong. “Ada sekitar tiga kursi di kelas bisnis yang kosong, padahal sebelumnya dikatakan seat penuh. Ini ada apa sebenarnya. Bahkan staf saya yang menguruskan tiket mendapat informasi kalau seat dari jakarta agak longgar di atas tangal 11 Agustus,” ungkapnya.
Dari informasi yang diperoleh Cenderawasih Pos, beberapa pejabat yang terpaksa harus segera balik ke Jayapura karena urusan dinas seperti Ketua MRP Mathius Murib, Sekda Provinsi Papua TEA Herry Dosinaen, Kepala Satpol PP Provinsi Papua Alex Korwa dan Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Papua, Max ME Olua harus menembus harga tiket antara Rp 11 juta hingga Rp 24 juta. Kepala Bagian Protokol, Biro Humas dan Protokol Setda Provinsi Papua, Gilbert R Yakwart, mengeluhkan harga tiket yang bombastis. Mahalnya harga tiket ini membuat Gilbert bingung saat mengurus tiket rombongan. Melambungnya harga tiket ini menurut Gilbert membuat beberapa anggota rombongan terpaksa tertahan lantaran belum adanya seat yang kosong untuk penerbangan ke Jayapura. “Kalau pun ada seat, harganya mahal sekali. Harga tiket bisa mencapai Rp 7 sampai Rp 8 juta dan bahkan ada yang lebih dari itu. Sementara alokasi dana untuk tiket Jakarta-Jayapura yang disiapkan hanya sekitar Rp 4 juta hingga Rp 6 juta,” tuturnya, Senin (8/8).

Sumber: http://www.tabloid-wani.com/2016/08/harga-tiket-pesawat-jakarta-papua-tembus-rp-24-juta.html

Monday, August 8, 2016

Saya Pernah Saksikan dan Alami, Agen Tiket Copy Paste dan Rubah Hartga Tiket

Ya, benar, saya Jhon Yonathan Kwano harus terbuka dan jujur mengaku, bahwa saya sendiri pernah saksikan dan slami, Agen Tiket lakukan "Copy Paste" lalu merubah Hartga Tiket pesawat saya. Dan itulah pengalaman yang mendorong saya harus berupaya mencaritahu bagaimana caranya menjadi agen tiket sendiri.

Saya sebenarnya ditugaskan bukan untuk jualan tiket dan pulsa. Tugas pokok saya mempromosikan dan memperdagangkan Kopi Papua. Akan tetapi dalam perjalanan itu, saya berkali-kali merasa kaget, hampir pingsan mengalami tiket pesawat lompat naik-turn bagaikan katak atau kutu anjing yang suka melompat setiap saat saya tanyakan.

Saya selalu bertanya-tanya di dalam hati, "Apa ini benar?"

Penasaran saya itulah yang menyebabkan saya merantau dan berkelana di dunia maya mencaritahu, bertanya-jawab, dan mendapatkan banyak pengetahuan dari perjalanan itu.

Perjalanan saya mulai tahun 2014, akhirnya pada tahun 2015 saya temukan bahwa sebenarnya saya bisa menjadi agen tiket sendiri. Makanya di PAPUAmart.com Pusat Yogyakarta, di tempat saya jadikan sebagai Pusat Toko Online Tanah Papua sekarang digabung juga menjadi kantor pusat tiketPAPUA.com

Lama-lama ternyata tidak hanya jual tiket pesawat, tetapi juga sekarang sudah menjadi agen booking hotel, agen penjualan pulsa telepon semua operator, agen pulsa PLN, dan pusat PPOB Papua.

Tahun 2016 ini sudah ada tiga tempat beroperasi, yaitu di Minimarket 1 PAPUAmart.com, Jl. Raya Sentani, Jayapura, Papua; di Yogyakarta, Jl. Bedreg No. 39, Sambilegi, Maguwohardjo, Depok, Sleman, dan di Minimarket 2 PAPUAmart.com, Pertigaan Jalan Post 7 Sentani, Jayapura, Provinsi Papua.

Dengan paket yang tersedia, kita bisa booking hotel yang termurah dan yang terpenting, yang paling cocok, dan juga membeli tiket dan rute penerbangan yang paling pas buat kita. Tidak hanya itu, lewat agen kami juga kita bisa bayar Sewa Mobil sehingga kita dijemput di Bandara di mana kita mau pergi dan kita akan dijemput dengan mobil khusus, yang akan mengantar kita ke alamat yang tepat dan sesuai keinginan kita, dan kita akan membayar harga yang sesuai dengan yang tertera di layar komputer saat kita booking dan bauyar.

Hanya satu harapan, yaitu agar di kemudian hari, tidak ada orang Papua yang ditipu dengan harga tiket, dan tidak ada orang Papua yang salah pilih tempat untuk menginap, dan juga tidak ada orang Papua yagn ditagih mahal saat datang ke kota-kota besar di Indonesia.

Ini Penyebab Harga Tiket Pesawat ke Jayapura Mahal

JAYAPURA, KOMPAS.com - Warga mengeluhkan mahalnya harga tiket pesawat ke wilayah di luar Papua ke Jayapura selama beberapa hari ini. Harga tiket bisa mencapai Rp 7 juta hingga Rp 10 juta.

Jems Alpius (38), salah seorang warga, mengaku membeli tiket dari Jakarta ke Jayapura dengan harga Rp 7 juta. Padahal, biasanya harga tiket dari maskapai tersebut sekitar Rp 5 juta untuk rute Jakarta-Jayapura.

Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Papua Djuli Mambaya ketika dikonfirmasi pada Minggu (7/8/2016) mengatakan, tingginya harga tiket pesawat ke Jayapura diduga karena adanya permainan oknum di agen travel.

Selain itu, lanjut Djuli, masalah ini juga merupakan kesalahan pembeli karena tak membeli tiket dari agen resmi.

Kemungkinan besar pembeli mendapatkan tiket dengan harga tinggi dari oknum calo yang ingin meraup keuntungan pada momen-momen tertentu.

"Berdasarkan Peraturan Menteri Perhubungan Nomor 126 Tahun 2015 telah menetapkan batas atas untuk pesawat jenis jet dari Jakarta ke Jayapura dengan jarak 4.014 kilometer mencapai Rp 6,3 juta. Apabila ada warga yang telah membeli tiket dengan harga mahal, berarti aturan ini telah dilanggar," kata Djuli.

Djuli mengatakan telah menggelar dua kali pertemuan dengan sejumlah maskapai penerbangan untuk membahas antisipasi tingginya harga tiket pesawat di Papua.

"Kami berharap warga segera melapor ke Dinas Perhubungan Papua apabila ada temuan harga tiket yang tak sesuai dengan regulasi. Kami akan memanggil maskapai tersebut untuk meminta klarifikasi dari mereka," tutur Djuli.

Sementara itu, General Manajer Garuda Indonesia Wilayah Jayapura Wahyudi Kresna menyatakan akan menindak tegas apabila ada agen yang menjual harga tiket pesawat maskapainya melebihi batas atas yang telah ditetapkan pemerintah.

Sejauh ini, kata Wahyudi, pihaknya belum mendapatkan keluhan dari langganan Garuda karena tingginya harga tiket pesawat.

"Kami tetap berpegang teguh pada peraturan dengan harga tertinggi mencapai sekitar Rp 6 juta. Sebanyak 50 agen Garuda di Papua juga menjual tiket sesuai regulasi tersebut," kata Wahyudi.

Ia mengakui bahwa salah satu penyebab tingginya harga tiket karena minimnya slot penerbangan di Papua.

Garuda, misalnya, hanya mendapat jatah enam kali penerbangan di Papua per hari. Padahal, jumlah penumpang yang hendak bepergian dari Papua atau luar daerah ke Papua sangat tinggi

Friday, August 5, 2016

Kerjasama tiketPAPUA.com dengan Jaringan Hotel dan Agen Penerbangan Sudah Luas

Tinggal Dimanfaatkan oleh Individu ataupun Agen Perjalanan

Jhon Yonathan Kwano sebagai perintis dan pendiri tiketPAPUA.com mengatakan "Kerjasama tiketPAPUA.com dengan jaringan Hotel dan agen penerbangan Sudah Luas, tinggal dimanfaatkan", karena jaringan yang ada di Tanah Papua maupun di seluruh Indonesia dan bahkan di seluruh dunia.

Untuk booking hotel sudah menggunakan jasa-jasa pelayanan booking hotel yang sudah terkemuka dan kami hanya pilih lima besar karena jarignan hotel untuk Tanah Papua tidak begitu banyak. Banyak penginapan yang ada di Tanah Papua dikategorikan sebagai Hotel Melati, yaitu hotel yang tidak masuk kategori hotel, yang seharusnya masuk kelas Guest House atau bahkan lebih tepat disebut backpackers. Untuk kasus kota Jayapura, memang kita tahu banyak hotel yang sudah bintang 1 sampai bintang 4, tetapi kalau dicari dalam jaringan booking hotel secara online, maka yang keluar kebanyakan 3 hotel, dan kadangkala 5 hotel.

Hotel terbanyak di Tanah Papua di dalam mesin pencarian ada di Timika, Kabupaten Mimika.

Selain itu, tiketPAPUA.com juga membangun jaringan dengan layanan booking penerbangan, atau tiket pesawat lima besar di seluruh dunia hubungan penerbangan ke Tanah Papua, dan ke pulau New Guinea hanya mampu dicakup oleh situs-situs jaringan penerbangan dan hotel yang ternama di dunia.

Semua tersedia, tinggal dimanfaatkan

Jumlah Penerbangan Di Bandara Sentani 180-200 Per Hari

Sentani, Jubi – Sepanjang bulan Januari sampai Juli 2016 di bandar udara (bandara) Sentani sebanyak 180 – 200 kali take off (lepas landas) dan landing (pendaratan).
Kepala Bandara Sentani Agus Priyanto mengatakan jam operasi di bandara tersebut ada 11 jam dari 180 – 200 sehingga satu jam sebanyak 18-19 penerbangan.

“Kalau dikaitkan dengan kapasitas Bandara Sentani sendiri di koridor 85 yang bisa dimanfaatkan masih space 10-15 persen,” katanya kepada Jubi di Sentani, Jayapura, Selasa (2/8/2016).

Ia melanjutkan kepadatan penumpang terjadi pada pagi hari karena pagi ada round time atau golden time yang digunakan, baik airline maupun pesawat kecil atau pesawat perintis milik misionaris.
“Itu semua memanfaatkan kegiatan di pagi hari dikarenakan iklim di Papua ini tidak menentu,” katanya.

Menurut dia perubahan cuaca di Papua yang sangat tinggi menyebabkan penerbangan padat pada pagi hari. Namun demikian untuk penerbangan dengan jenis pesawat berbadan besar atau lebih dari 30 penumpang kesibukan di atas pukul 12 siang sebagiai round time.

“Kesibukan di atas jam 12 sudah normal tetapi di pagi hari dan siang hari itu sangat padat sekali,” katanya.

Disinggung soal jumlah penumpang, ia mengakui rata-rata penumpang 2.000 – 3.000 penumpang, tidak termasuk kargo.

Ia pun berjanji agar memberikan pelayanan terbaik.

“Awal keberadaan saya di sini saya mengkonsentrasikan di kegiatan keamanan, karena keamanan adalah salah satu permasalahan utama,” ujarnya.

Ia mengatakan seharusnya dibangun alternatif jalur taksi. Sementara saat ini jalur taksi hanya di bangian utara. Oleh sebab itu, diharapkan pembangunan jalur taksi di jalur selatan.
“Untuk program jangka panjang, saya mengharapkan adanya alternatif pembuatan landasan pacu baru ada beberapa potensi perencanaan dalam pembuatan landasan pacu baru bisa di sisi lahannya lanud Jayapura di sana ada 280 hektare. Kita bisa membuat untuk pembuatan landasan baru sehingga kita bisa memanfaatkan pesawat kecil dan pesawat besar,” katanya.

Selanjutnya, bandara Sentani, menurutnya akan dimanfaatkan untuk pesawat besar dan di landasan baru digunakan untuk pesawat kecil. Untuk alternatif lainnya dikembangkan bandara Keerom untuk pesawat kecil.

“Frekuensi penerbangan di Papua ini cukup padat sehingga kita bisa bagikan ke bandara yang sudah ada dan yang mau dibuat di Keerom,” katanya lagi. (*)

Thursday, July 7, 2016

Banyak Pilihan Hotel Disediakan dengan Harga Sangat Bersaing oleh tiketPAPUA.com

Saya, Jhon Yonathan Kwano memberikan rekomendasi dan komentar kepada setiap calon konsumen yang mau booking tiket pesawat maupun booking kamar hotel di beberapa kota yang sempat saya dikunjungi dan menginap, minimal 1 malam dan saya lakukan ini dengan sengaja dalam rangka mempromosikan Kopi Papua produk KSU Baliem Arabica, dan bersamaan waktu juga melakukan riset tentang hotel-hotel mana yang layak dan patut kami rekomendasikan, khususnya untuk orang Papua.

Dari awal sudah saya sebutkan, barangkali dalam laporan sebelumnya, bahwa niat untuk membangun sebuah pusat kendali harga tiket dan harga kamar hotel, serta terutama sekali sewa mobil bagi orang Papua saya awali dari pengalaman pribadi sejak 2013, setelah ditugaskan oleh KSU Baliem Arabica untuk memasarkan Kopi Papua di wilayah Indonesia.

Saya cukup banyak berkeliling. Minta maaf sekali kecuali Pulau Borneo (Kalimantan) dan Kepulauan Maluku saya belum kunjungi. Kelihatannya belum ada banyak masyarakat yang menyenangi kopi sehingga saya tidak punya kontak di sana.

Saya temukan bahwa harga kamar hotel berbeda, bahkan puluhan kali lipat lebih mahal kalau saya datang langsung dan tanyakan di reception hotel "Satu malam berapa?" daripada booking terlebih dahulu lewat berbagai situs booking Online.

Saya laukan percobaan beberapa kali selama 2014. Pada tahun 2013 saya masih sangat awam, sering datang langsung ditawari hotel, salah-salah saya beli yang mahal, padahal ada tawaran harga yang lebih murah dengan agen yang lain, dan sejenisnya. Saya juga pernah sewa mobil dari airport ke tempat tujuan dengan biaya yang 200% berbeda. Seharusnya saya bayar Rp.350.000,- kalau saya booking secara online, ternyata saya dikuras sampai hampir Rp.1.000.000,- Maklum ada padangan umum di Indonesia bahwa

  • orang Papua itu rata-rata kayaraya
  • orang Papua itu rata-rata nggak ngerti duit
  • orang Papua itu bisa ditipu, polos banget
dan stigma negatif lainnya, yang saya tidak sebutkan dalam laporan ini.

Tahun 2016 saya putuskan saya harus carikan jalan keluar supaya orang Papua lain tidak mengalami apa yang sudah saya alami, ditipu, sampai banyak merugi di pihak saya, karena tugas saya bukan untuk mengeluarkan uang sebesar-besarnya, tetapi menghasilkan uang sebesar-besarnya, ternyata salah kaprah dalam praktek di lapangan.

Saya akhirnya membeli domain dan sekarang menawarkan beberapa domain, di mana Anda secara langsung, baik dengan komputer ataupun dengan HP Anda, dapat datang ke situs-situs ini.

Saya perlu jelaskan bahwa situs-situs yang saya bangun ini ialah bukan tempat di mana Anda beli tiket atau booking hotel, tetapi saya sediakan tempat di mana Anda sendiri, sekali lagi, Anda sendiri dapat datang dan 
  • membandingkan harga tiket
  • membangkan harga kamar hotel
  • membandingkan biaya sewa mobil
lalu Anda sendiri dapat membelinya.

Jadi secara teori, layanan yang saya tawarkan disini tidak perlu melibatkan saya atau tim saya dalam pembelian tiket, tidak pelu dibayar ke kami juga. Anda langsung membelinya di situs agen yang tersedia.

KECUALI
ya, kecuali kalau Anda beli tiket, booking hotel, beli pulsa, sewa mobil lewat papua.clik, maka Anda harus kirim uang kepada kami, atau bayar di counter kami.

Selain dari itu, Anda dapat membeliknya sendiri.

KECUALI kalau Anda mau kami yang belikan tiketnya, maka kami sudah punya Katru Kredit, Kartu Debit dan Paypal.com untuk dengan mudah melakukan pembayaran tiket, kamar hotel, sewa mobil di mana pun di seluruh dunia.

Dalam artikel selanjutnya saya akan liput hotel per hotel, maskapai per maskapai dan perusahaan sewa mobil berdasarkan pengalaman saya, Jhon Yonathan Kwano secara pribadi, untuk menjadi bantuan bagi kita orang Papua dalam membelanjakan perjalanan kita.

Saturday, July 2, 2016

Paket Kami Lumayan Lengkap, Tinggal Orang Papua Menafaatkannya atau Tidak, Itu Pilihan Pasar di Tanah Papua

Jhon Yonathan Kwano, Direktur PAPUAmart.com, sebagai perusahaan di bawah Koperasi Serba Usaha Baliem Arabica yang mengelola banyak usaha-usaha baru, termasuk usaha TiketPAPUA.com dan PAPUA.click serta JALANJALAN.top dan terbangmurah.com mengatakan, dari semua tawaran yang diberikan oleh PAPUAmart.com Group Companies ini bertujuan untuk membantu orang Papua sehingga orang Papua tidak selalu tertipu dan ditipu oleh agen-agen tiket yang mencari keuntungan sangat besar dari ketidak-tahuan orang Papua tentang cara-cara dan tempat-tempat yang tepat dan benar untuk membeli tiket.

Kata Kwano,
Paket yang kami sediakan dan tawarkan kepada orang Papua lumayan lengkap, Tinggal Orang Papua sendiri yang mau menafaatkannya atau tidak, Itu Pilihan Pasar di Tanah Papua.
Kwano melanjutkan
Kami dirikan perusahaan PAPUAmart.com dengan banyak sekali anak perusahaan yang masih sedang dalam phase inkubasi, antara lain tiketPAPUA.com, pulsaPAPUA.com, PAPUA.click, sedang berupaya untuk membantu orang Papua membeli tiket lewat HP atau datang langsung ke minimarket PAPUAmart.com atau Cafe BANANA Leaf di mana saja kami berada di seluruh Tanah Papua dan dapat mengecek harga tiket sendiri di layar dan dapat membelinya sendiri.
Tentu saja, kami akan memberikan bantuan kalau ada yang mengalami kesulutan, tetapi apa yang kami sediakan sebenarnya sudah cukup mudah bagi siapapun untuk dengan mudah membeli tiket pesawat.

Jhon Kwano melanjutkan tentang layanan tambahan lainnya bahwa
Layanan yang tersedia bukan hanya untuk membeli tiket pesawat, tetapi juga untuk memesan Kamar Hotel di mana saja, memesan mobil penjemputan di mana saja, khususnya di Indonesia dan juga di seluruh dunia.
Ya, layanan yang tersedia memang cukup lengkap.
Tetapi tentu saja perlu diakarkan, terutama kepada pejabat pemerintah dan politisi yang sudah lama dan sudah banyak dikorup dan dirampas habis oleh para calo tiket dan calo hotel sehingga banyak uang negara dikeluarkan gara-gara pencaloan yang sngat ramai di Tanah Papua.
Kwano melanjutkan bahwa bisnis yang dijalankan di PAPUAmart.com Group Companies bertujuan utama untuk membantu orang Papua sehingga orang Papua dengan mudah ke mana saja, bahkan ke seluruh Dunia, setelah pembayaran tiket, pembayaran hotel, dan pembayaran transportasi bandara ke hotel sudah dibayar sekali di tempat counter PAPUAmart.com sehingga pada saat perjalanan tidak perlu lagi cari hotel, tidak perlu lagi cari tiket pesawat, tidak perlu lagi cari tiket kereta api, tidak perlu lagi tunggu-tunggu mobil atau taksi di Airport seperti yang biasa dilakukan orang Papua saat bepergian.

Tiket Pesawat Tembus Rp 10 Juta di Papua, Kemenhub Janji Inspeksi Maskapai Penerbangan

TANGERANG, KOMPAS.com - Menteri Perhubungan Ignasius Jonan mengaku belum menerima laporan langsung terkait lonjakan harga tiket pesawat rute Jayapura-Jakarta yang mencapai Rp 10 juta. "Laporannya belum ke saya, atau ke Kemenhub, belum. Harusnya laporan ke saya," ujar Jonan saat meninjau posko mudik di Terminal 1 Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Sabtu (2/7/2016).

Meski begitu, Direktur Jenderal Perhubungan Udara Suprasetyo mengatakan, pihaknya akan menindaklanjuti kabar tersebut meski belum ada laporan dari masyarakat. "Kami akan inspeksi," kata dia.

Suprasetyo lebih lanjut belum bisa memastikan apakah maskapai-maskapai penerbangan di Papua menjual harga tiket melebihi batas atas yang sudah ditentukan oleh Kemenhub. Dalam salah satu pemberitaan disebutkan bahwa harga tiket pesawat rute Jayapura-Jakarta mencapai belasan juta rupiah beberapa hari jelang Lebaran.

Maskapai Batik Air disebutkan sebagai maskapai yang menaruh harga hingga Rp 10 juta tersebut. Namun berdasarkan penelusuran Kompas.com, Batik Air memang mematok harga Rp 10 juta untuk penerbangan Jayapura-Jakarta pada H-1 Lebaran. Namun, harga tersebut merupakan harga tiket untuk kelas bisnis.

Penulis : Yoga Sukmana
Editor : Josephus Primus

Thursday, March 10, 2016

TiketPAPUA.com dan Blog.TiketPAPUA.com dapat diakses dengan Perangkat Mobile

Baik situs pembantding utama tiketpapua.com, terbangmurah.com dan jalanjalan.top, ketiganya dapat diakses lewat telepon selular atau ipad/ tablet anda dengan mudah, karena tema yang kami pakai untuk semuanya dapat menyesuaikan diri dengan platform mobile.

Dengan perangkat mobile, maka Anda tidak perlu lagi ke kompunter/ laptop, tidak usah cari jaringan telepon atau WIFI, karena tinggal Anda pakai paket Data yang ada di Smartpone Anda dan langsung dapat membandingkan harga tiket.

Jangan lupa, situs kami tidak hanya membandingkan harga tiket pesawat tetapi juga harga hotel, harga tiket kapal laut (khusus kapal pesiar internasional) dan juga paket sewa mobil dari airport ke airport.

Kalau Anda masih asja bingung, jangan segan-segan menelepon atau mengirimkan SMS ke 082210183000 dan 082232393000, atau kirimkan email ke info@terbangmurah.com; info@jalanjalan.top

TiketPAPUA.com sebenarnya platform pencarian tiket termurah di Tanah Papua

Ya, benar, menurut Jhon Yonathan Kwano sebagai perintis dan pengurus TiketPAPUA.com karena dengan platform yang tersedia kita dibantu untuk secara otomatis mengetahui harga tiket mana saja yang termurah. Biar dari maskapai yang sama-pun, dan penerbangan yang sama pula, kala kursi/ tempat duduk berbeda, maka harganya juga berbeda, dan harga-harga itu ditampilakan di sini.

Layanan tiketPAPUA.com ini sama dengan layanan yang ada di blog.tiketpapua.com, jalanjalan.top, dan terbangmurah.com yang semuanya dipersembahkan untuk membantu kita semua mendapatkan informasi harga yang paling murah, paling benar dan paling cepat.

Kleim sebagai tiket termurah kami sampaikan karena dengan platform pencarian tiket dimaksud, siapa saja, secara jujur, secara cepat, secara mudah, dapat mengetahui berapa harga tiket, dan berapa harga termurah, dengan satu kali click saja.

Seperti disebutkan dalam artikel lain, bahwa khususnya di Tanah Papua sudah lama dan sudah marak sekali terjadi penggelembungan harga tiket pesawat oleh para oknum calo tiket, atau juga agen travel sehingga para penumpang di Tanah Papua yang hanya mengandalkan mobilisasi ke seluruh pegunungan Tengah Papua dengan pesawat ini tertipu sampai babak-belur dan tertipu habis-habisan.

Banyak agen tiket di Tanah Papua dimiliki oleh para pendatang, non-Papua sehingga kita bisa dengan mudah sekali, dengan rumus paling sederhana membayangkan berapa besar keuntungan yang didapat oleh para agent tiket dan penipu harga pesawat dimaksud.

Dengan platform yang kami tawarkan ini paling tidak dapat mengurangi praktek penipuan dengan cara penggelembungan harga tiket pesawat seperti yang terjadi selama ini.

Wednesday, March 9, 2016

Pengalaman pertama terbang bersama Batik Air

Saya sebagai agen penjualan milik Orang Asli Papua sudah lama menjual tiket kepada calon penumpang yang hendak terbang dari dan ke Tanah Papua, kebanyakan dari Bandar Udara Soekarno - Hatta Jakarta ke Bandar Udara Theys Eluay Sentani, Jayapura.

Sudah banyak kali juga saya mendapat protes dan sekaligus penegasan dari penumpang seperti ini, "Cari Batik Air saja, kalau tidak bisa tunda saja, saya tidak ikut pesawat lain!" Jadi kesan saya memang Batik Air ini sama dengan maskapai penerbangan asing seperti Cathay Pacific atau Swiss Air yang saya tahu, begitu Lux dan pelayanannya prima.

Saya tanyakan sebanyak dua penumpang, alasannya apa? Mereka berikan jawaban yang sama, "alasan pertama harganya murah, alasan kedua pelayanannya lebih manusiawi". Lalu saya mendalami lagi, apa artinya pelayanan manusiawi. Penjawab berdua memberikan jawaban yang sama, yaitu ada makanan dan minuman yang disajikan "gratis" di dalam pesawat, walaupun harga pesawatnya masih di bawah harga maskapai penerbangan lain yang ke Tanah Papua.

Pada pertengan Februari 2016, saya sendiri melakukan penerbangan pertama berasma Batik Air, dan ternyata ada benarnya, dan juga ada tidak benarnya juga. Benarnya karena memang ada makanan yang dibagikan, tidak harus dibeli seperit penerbangan murah lainnya. Tetapi ada salahnya karena dugaan saya Batik Air sama dengan Swiss Air meleset luarbiasa. Bagaimana tidak, layar di depan penumpang yang menunjukkan peta blank. Biasanya, kamera depan itu bisa dipakai untuk menonton film, berita-berita rekaman atau bisa juga melihat status penerbangan yang sedang terjadi. Dengan ini kita bisa tahu berapa lama kita sudah terbang dan berapa jauh lagi kita akan tiba. Itu tidak ada.

Wednesday, March 2, 2016

TiketPAPUA.com sebenarnya platform pencarian tiket termurah di Tanah Papua

Ya, benar, menurut Jhon Yonathan Kwano sebagai perintis dan pemilik TIKETPAPUA.com binaan KSU Baliem Arabica sebagai Unit Ticketing dan Packaging, bahwa apa yang ditawarkan tiketPAPUA.com sebenarnya alternatif termurah dn termudah bagi orang Papua.

Kwano mengkleim bisa menjamin termurah, karena platform pembelian tiket yang disediakan secara Online lewat tiketPAPUA.com; PAPUA.click dan jalanjalan.top  sebenarnya memberikan peluang terbaik kepada orang Papua untuk datang dan membandingkan sendiri tiket penerbangan dan harga hotel termurah yang ada di seluruh dunia.

Menurut Kwano
Banyak orang Papua datang ke Jakarta dan menjadi korban penipuan berbagai pihak yang tidak bertanggungjawab, yang ujung-ujungnya mencari untuk dari ke-polosan orang Papua. Kekayaan pulau ini sudah dikeruk dan dibawa keluar, manusianya juga ditipu habis-habisan. Saya lebih kesal lagi orang Papua sendiri tidak berpikir untuk mencari jalan keluar. Itulah sebabnya saya menghabiskan hampir 5 tahun terakhir, dari tidak tahu apa-apa menjadi sedikit bisa untuk menyediakan fasilitas pembelian tiket pesawat dan tiket kereta api dan juga fasilitas booking hotel.

Masih menurut Kwano lagi, bahwa faslitas yang tersedia lewat ketiga situs utama ini tidak hanya pembandingan dan pembelian tiket pesawat, tetapi juga para pengunjung bisa membandingkan dan memilih hotel yang murah di mana-pun di seluruh dunia, bisa pergi ke warung yang murah tapi mewah/ cukup berbelas di seluruh dunia.

Pesan Kwano kembali,
Kami juga berikan layanan booking mobil untuk mengantar para penumpang dari bandara ke penginapan. Kalau kami bisa sediakan fasilitas untuk booking tiket, booking hotel dan booking mobile sewaan, seharusnya semau sobat-sobit yang berangkat ke mana saja dari Tanah Papua atau dari kawasan Timur Indonesia, saya Jhon Yonathan Kwano jamin keamanan Anda di Jakarta, di Yogyakarta, di Surabaya, di Bali, di Makassar, dan bahkan di beberapa negara seperti Thailand, Malaysia Singapre dan Hong Kong pun dapat kami organisir. Semuanya dapat diatur, hanya dengan mengklik PAPUA.click, tiketPAPUA.com dan jalanjalan.top

Batik Air Indikasikan Buka Penerbangan ke Bandara Mozes Kilangin

HarianPapua.com – Kepala Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika Kabupaten Mimika, John Rettob menyampaikan salah satu maskapai penerbangan nasional Batik Air sudah melirik kemungkinan akan membuka penerbangan ke Bandara Mozes Kilangin.

Dikatakan, perwakilan dari maskapai yang berada di bawah naungan Lion Air Group itu sudah berkunjung ke Timika untuk memantau sejumlah persiapan seperti lokasi kantor cabang dan juga loket-loket penjuakan tiket.

“Pada prinsipnya Pemda Mimika sangat mendukung kalau semakin banyak operator penerbangan yang membuka rute penerbangan langsung ke Timika,” kata Jhon, Rabu (2/3).

Bertambahnya maskapai penerbangan yang masuk ke Bandara Mozes Kilangin, sebut John, akan memberikan kemudahan kepada masyarakat dalam merencanakan perjalanannya.

“Kalau semakin banyak operator penerbangan masuk, maka sudah tentu harga tiket penerbangan semakin bersaing,” lanjut dia.

Saat ini pihak Batik Air sendiri sedang mempersiapkan syarat-syarat yang diminta Dinas Perhubungan untuk segera mewujudkan rencana tersebut.

Dari laporan yang diterima, Batik Air sudah menyiapkan dua pesawat yang akan beroperasi menuju Timika dari dua bandara di Jakarta, Soekarno-Hatta dan Halim Perdana Kusuma.

“Mudah-mudahan kalau semua hal itu sudah selesai maka perusahaan Batik Air bisa melaksanakan pengembangan kapasitas rute penerbangan ke Timika,” ujar John.

Tak cuma Batik, Lion Air Group sebelumnya sudah merencanakan penerbangan rute Jayapura-Wamena-Timika menggunakan pesawat jenis ATR yang akan dimulai pada awal April nanti. (Antara)

Tuesday, January 26, 2016

Polres Mimika Periksa Tujuh Saksi Kasus Penipuan Tiket Pesawat

Salam Papua  00.58  Peristiwa

SAPA (TIMIKA) -  Sampai saat ini Satuan Reserse dan Kriminal (Satreskrim) Polres Mimika, masih melakukan pemeriksaan terhadap kasus penipuan pembelian tiket pesawat, yang dilakukan oleh Doni Palelo (39). Dari kasus ini, penyidik sudah melakukan pemeriksaan terhadap tujuh orang saksi.

Kapolres Mimika AKBP Yustanto Mujiharso,SIK melalui Kasat Reskrim Polres Mimika AKP Galih Wardhani kepada wartawan di ruang kerjanya mengatakan, kasus penipuan tiket pesawat yang dilakukan oleh agen jasa penjualan tiket dan perjalanan (Travel) dibilangan jalan Ahmad Yani, yang sebelumnya ditangani Polsek Mimika Baru (Miru) sekarang ditangani langsung oleh Polres Mimika.

“ Kasus penipuan ini, sedang kami tangani dan dilakukan pemeriksaan,”kata Kasat Reskrim AKP Galih Wardhani kepada wartawan, Rabu (6/1).

Lanjutnya, dalam penanganan kasus ini petugas sudah melakukan pemeriksaan terhadap tujuh orang saksi. Dimana semua saksi yang diperiksa adalah korban penipuan tiket pesawat tersebut. Dan dari hasil keterangan sementara, bahwa dalam kasus ini korban terlebih dahulu menyetor uang sesuai harga tiket yang tercantum. Namun, ketika korban menanyakan status tiket mereka, jawaban pihak travel bahwa terjadi penundaan. Dan itu menjadi alasan dari travel tersebut, setiap korban mendatangi Travel untuk menanyakan tiket mereka.

“ Modus dari kasus ini semuanya sama, korban diminta uang untuk pembelian tiket. Namun tiket tersebut, tidak didapatkan oleh korban,”jelasnya.

Menyangkut kerugian yang dialami oleh korban, Galih menjelaskan, sampai saat ini kerugian dari penipuan tiket pesawat tersebut masih belum bisa dipastikan. Ini karena, pihaknya masih mendalami dengan mengumpulkan bukti dan keterangan dari beberapa saksi. Namun yang jelas, dari kasus ini tersangka sudah diamankan di tahanan Polres Mimika.

“ Kami masih melakukan pengembangan terhadap kasus ini. Karenanya tersangka sudah kami amankan di tahanan,”katanya.
Sementara menyangkut dengan keterlibatan dari pemilik travel sendiri. Kasat Reskrim mengatakan, pihaknya masih melakukan pengembangan. Apabila ada keterkaitan antara tersangka dan pemilik travel, maka akan dilakukan pengembangan. (Saldi Hermanto)