Saturday, April 15, 2017

Garuda Airbus siap layani penerbangan Jakarta-Jayapura

Kepala Dinas Perhubungan Papua, Reky Ambrauw saat menerima kunjugan General Manager PT Garuda Indonesia Brand Office Mac Fee Kindangen - Jubi/Alex
Jayapura, Jubi – Pesawat Airbus Garuda Indonesia tipe 330 seri 200 dengan kapasitas bisnis 36 kursi dan kelas ekonomi 186 kursi, siap melayani rute Jakarta Jayapura.

General Manager PT Garuda Indonesia Brand Office, Mac Fee Kindangen, di Jayapura, Rabu (12/4/2017), mengatakan pihaknya akan segera mengoperasikan pesawat airbus ini untuk melayani penumpang.

"Kehadiran kita ini ingin bersilahturahmi, karena saya baru bertugas di Jayapura, kebetulan juga kepala dinas kan baru, jadi saling berkoordinasi lah," katanya.

Saat bertemu Kepala Dinas Perhubungan Papua, Reky Ambrauw, Kindangen juga melaporkan rencana penerbangan rute Jakarta-Jayapura dengan menggunakan pesawat Airbus, yang diharapkan mempermudah transportasi di Papua, PT Garuda Indonesia pada prinsipnya ingin membantu promosi pariwisata di Papua.

"Tadi kadis juga menyampaikan tentang pertemuan dengan operator penerbangan, termasuk kami. Kami harapkan, bisa saling bertukar pikiran dengan harapan mampu memberikan kontribusi bagi transportasi di Papua, kedepan," ujarnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Papua, Reky Ambrauw mengatakan saat menerima kunjungan GM Garuda Indonesia Brand Office Jayapura, pihaknya mendengarkan secara langsung pemaparan dari pihak Garuda.

"Pak GM Garuda Indonesia menyampaikan program kerja dari Garuda Indonesia. Untuk rute penerbangan Jakarta-Jayapura, Garuda bakal menggunakan pesawat Airbus. Saat ini lagi persiapan secara teknis, termasuk berkoordinasi dengan pihak Bandar Udara Sentani," kata Reky.

Pemerintah Provinsi Papua menyambut positif rencana tersebut karena membawa dampak positif bagi transportasi di Papua.

"Pak Gubernur pada prinsipnya menyambut baik rencana tersebut, karena ini merupakan bentuk pelayanan kepada masyarakat Papua," katanya.

Ditambahkan, kedepan pihaknya akan mengundang seluruh operator penerbangan yang beroperasi di Papua untuk selanjutnya berdiskusi mengenai progres pelayanan transportasi di Papua. (*)

No comments:

Post a Comment